Semangat Ibadah di Bulan Penuh Berkah
Marhaban Ya RamadhanTETAP SEGAR SELAMA BERPUASA
Bulan yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Bulan penuh berkah dan rahmat
ampunan ini sejatinya menjadi bulan yang penuh dengan ibadah. Umat
muslim di seluruh penjuru bumi, yang masih diberikan umur, pantas
berbahagia. Di bulan inilah, segala amal ibadah dilipatgandakan
pahalanya. Ujian berpuasa di bulan Ramadhan, sebenarnya bukan ujian.
Hasil riset kesehatan modern justru membuktikan bahwa sebenarnya
berpuasa memiliki kandungan positif dan efek luar biasa pada tubuh.
Bila dilakukan secara benar tentunya. Berikut fakta bila tubuh Anda
berpuasa:
Ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL
(High-density lipoprotein) dan penurunan LDL (Low-density lipoprotein)
yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut
merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.
Mengurangi Kegemukan
Secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan. Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak di perut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar.
Kekebalan Tubuh Yang Meningkat
Bukannya lemas sehingga menjadi gampang sakit, ternyata puasa justru meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini didukung oleh penelitian yang bahkan sudah umum, yaitu mengenai: Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar/makanan yang tidak baik.
Sehat Bagi Ginjal
Ginjal merupakan penyaring zat berbahaya apapun yang kita makan dan minum dan berpuasa membuat ginjal semakin sehat, mengapa? Karena fungsi ginjal akan maksimal bila kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara adalah dengan mengurangi asupan air yaitu ketika berpuasa.
Pencegah Diabetes & Kelebihan Nutrisi Lainnya
Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut.
Beberapa Trik Agar Berpuasa Menjadi Lebih Segar Seharian
Bulan Ramadhan menuntut umat muslim berlomba-lomba dalam beribadah. Siang-malam memperbanyak amalan ibadah lebih dari bulan lainnya. Siapa sangka, asupan gizi dan nutrisi yang salah, justru menghambat kita dalam beribadah? Berikut adalah makanan ‘pantangan’ saat puasa yang biasa dikonsumsi oleh kita:
Hindari Sahur dengan Mie Instan
Mie instan kadang menjadi menu sahur di kalangan umat muslim di Indonesia. Selain penyajiannya yang cepat juga rasanya nikmat. Tapi tahukan Anda bahwa mie instan kecil nilai gizi, nutrisi dan protein? Bahan dasar mie instan adalah tepung. Tepung mudah dicerna, membuat kita cepat lapar kembali. Selain itu, menggunakan zat pengawet, tak baik untuk tubuh.
Hindari Sahur dengan Gorengan
Sebaiknya Anda hindari makan gorengan,karena makanan yang digoreng itu mengandung lemak yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh, maksudnya berat untuk dicerna dalam keadaan puasa. Selain menguras energi karena membutuhkan waktu lama untuk dicerna, makanan gorengan dan berlemak ini akan menyebabkan Anda cepat merasa ngantuk. Rasa ngantuk tersebut disebabkan oleh menurunnya aliran darah pada tangan dan kaki. Tentunya, Anda tak ingin merasa cepat ngantuk saat berpuasa dan beraktivitas, bukan? Karena itu, sebaiknya hindari makanan gorengan dan berlemak saat sahur.
Hindari Sahur dengan Nasi
Waduh, yang satu ini sepertinya berat ya? Selain jadi menu pokok buat masyarakat Indonesia, nasi adalah makanan turun-temurun dari nenek moyang. Tapi, tahukah Anda bahwa kandungan karbohidrat yang berlebihan tak baik saat berpuasa? Nasi mengandung glukosa yang tinggi. Bila Anda mengkonsumsi saat sahur, Anda akan merasa ngantuk dan cepat lapar saat siangnya. Turunan dari olahan nasi seperti nasi goreng, nasi uduk atau nasi kebuli juga sama. Hindari.
Sekarang Anda Tahu, Kenapa Banyak Orang Menghabiskan Waktu Saat Puasa dengan Tidur?
Tidur memang baik untuk orang berpuasa karena nilai ibadahnya. Tidur lebih baik daripada melakukan hal yang tak ada gunanya. Tapi kalau seharian tidur, kapan ibadah utamanya? Bukankah lebih baik diisi dengan membaca Al-Qur’an atau kegiatan positif lainnya?
Hindari juga makanan di atas saat berbuka puasa. Makan jangan berlebihan. Ingat, setelah berbuka puasa, ibadah shalat tarawih menunggu Anda. Jangan lupa, sholat wajib 5 waktu jangan ditinggal, ya?
Ayo Berpuasa Lebih Segar. Ramadhan Tahun Ini Harus Lebih Baik dari Tahun Kemarin. Ibadah, Ibadah, Ibadah!
Yuk, gabung di komunitas hidup sehat kami. Ada panduan menu agar puasa Anda lebih segar. Bisa mulai dari yang mudah dengan invite WA saya, 085641573693
*Data Anda terjamin kerahasiaannya
Bagikan
Ramadhan Tetap Diet Sehat
4/
5
Oleh
Tips Diet dan Olahraga



